LANGIT TERBUKA DI BEKASI: Refleksi Kehidupan Keluarga Kristen dalam Perspektif Pendidikan Iman dan Karakter

Authors

Samuel Christian Sengko
Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia
Rp. 75.000,- 14,4 x 21 cm 68 hlm. Pemesanan 0877 4089 8979

Keywords:

Keluarga Kristen, Pendidikan Iman, Iman, Karakter Kristen, Kristen

Synopsis

Mengisahkan perjalanan hidup keluarga Pendeta Barnabas yang membangun rumah tangga di atas dasar iman, kasih, dan kesetiaan kepada Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Melalui pergumulan ekonomi, pendidikan anak, pengampunan, kejujuran, dan pelayanan, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa pembentukan karakter Kristen dimulai dari keluarga. Setiap kisah diperkaya dengan refleksi iman dan Firman Tuhan yang relevan, sehingga menjadi sumber inspirasi bagi setiap keluarga untuk tetap percaya kepada penyertaan Allah.

Buku ini menegaskan bahwa langit yang terbuka bukanlah hidup tanpa masalah, melainkan kehidupan yang selalu mengalami kasih dan pertolongan Tuhan dalam setiap langkah.

Sebuah bacaan reflektif yang menguatkan iman, membangun karakter, dan menginspirasi keluarga Kristen untuk menjadi terang di tengah dunia.

"Ketika doa, kasih, dan kesetiaan bertemu, keluarga menjadi terang bagi dunia, dan langit yang terbuka bukan lagi sekadar harapan, melainkan pengalaman iman."

Author Biography

Samuel Christian Sengko, Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

"Seorang pelayan jemaat, teolog muda, dan pembicara motivator yang memiliki panggilan kuat untuk menjangkau, memulihkan, dan Memuridkan generasi muda (Gen Z & Milenial). Aktif melayani di jaringan ROCK Bekasi dan ekosistem Mahanaim/BMN, beliau mengombinasikan fondasi teologis yang kuat dari STT Kerusso dengan pendekatan modern berbasis data (Big Data Approach) serta komunikasi yang relevan. Dedikasinya berfokus pada membangkitkan potensi rohani dan mental anak-anak muda agar mereka mampu menjadi agen perubahan yang berdampak di tengah tantangan zaman."

Bagi Samuel Sengko, pelayanan anak muda bukan sekadar aktivitas mingguan, melainkan sebuah investasi kekekalan. Di bawah bimbingan akademis dari STT Kerusso, ia rindu melahirkan generasi muda yang tidak hanya militan secara rohani di dalam gereja (seperti di ROCK Bekasi), tetapi juga cerdas, tangguh, dan berintegritas tinggi dalam kehidupan bermasyarakat, profesi, maupun dunia digital

Published

June 15, 2026